Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Tiktok bunyi detik putaran jarum arloji, masihkah mengganggu tidurmu? Ini memang bukan digital yang menandai gerakannya dengan nyala dan padam seperti kedip matamu. Tentu bukan pula jam pasir yang tiap butiran halusnya berebut turun melalui lubang mungil menuju waktu berikutnya. Namun semua itu maju, tak ada masa yang mundur, kecuali kembara ingatanmu yang ingin menengok kembali hari lalu. Toh kinii sudah telanjur lahir dengan sehat: ANAK ARLOJI.
Mari kita diskusikan.
Berlangsung di BANDUNG. Tepatnya:
Hari dan tanggal: Sabtu, 16 April 2011
Pukul 16:00 sampai 18:00
Tempat: GSS Masjid Salman ITB, Jl Ganesha atau Gelap Nyawang, Bandung
Pembahas: Hermawan Aksan
Moderator dan pembaca cerpen: Helga Worotitjan
Sangat diharapkan kehadiran dan peran aktif teman-teman dari Bandung dan sekitarnya, terutama Soni Farid Maulana, Kyai Matdon, Ahda Imran, Hikmat Gumelar, Gangsar Sukrisno, Mona Sylviana, Nenden Lilis, Mas Ridlo Eisy, Mas Juniarso Ridwan, Bang Diro Aritonang, ali Muakhir, Benny Rhamdani, Elis Tating Bardiah, Teh Senny Alwasilah, Farida Susanty, Agung Eko Budiwaspodo, Dewie Soemarmo De Risols, Adiwirawan, Hendrik Rusmin, Andy Wijaya, Nurul Rini Badariyah, Adi Toha, Ricky Permana, Imam Wow, Asep Gunawan, Ken Atik, Miko Djalu, Pangestuningsih, Atta Verin, Hawe Setiawan, Iman Soleh, Fan Fan…. Dan semua yang tak sempat tersebutkan.
Tuan rumah penerbit Serambi Bandung, Anton Kurnia dan Sidik Nugraha, bersama sang ayah ANAK ARLOJI, mengucapkan terima kasih sedalam-dalamnya.
Go Go Bandung!
Salam,
Kef
Judul: Persuasion IQ
Penulis: Kurt W. Mortensen
Penerjemah: Indrawati Susilo
Penyunting: Dian Pranasari dan Anton Kurnia
Tebal: 412 halaman
Cetakan: I, April 2011
Sinopsis:
• cepat memahami orang
• mudah mengambil hati dan mendapatkan kepercayaan orang
• melebihi target penjualan
• dan yang terpenting lebih sering mendengar orang mengatakan “ya” dan “setuju”
Kenapa meskipun telah berbicara berbusa-busa, kita tetap gagal menjual produk atau mendapat klien? Kenapa seorang ibu sampai harus marah-marah agar anaknya mau makan?
Kita sering lupa, sukses tidaknya kehidupan profesional dan kehidupan pribadi kita sangat bergantung pada kemampuan membujuk, memengaruhi, dan memotivasi orang lain? Bahkan, sebagian besar orang masih menggunakan cara usang yang ketinggalan zaman untuk meyakinkan orang lain … atau jangan-jangan kita tidak punya dan tidak tahu caranya?
Lewat Persuasion Institute miliknya Kurt Mortensen melakukan riset selama puluhan tahun. Dengan formula spesial, Kurt menghadirkan buku paling komprehensif tentang kecerdasan membujuk (PQ). Buku ini mengajak kita memasuki gaya hidup, kualitas, dan kebiasaan-kebiasaan penting. Dengan pembahasan mendalam pada sepuluh keterampilan utama, buku ini memudahkan kita menentukan tingkat PQ kita, membantu mengelola kelebihan dan kekurangan kita, dan menunjukkan jalan menuju kesuksesan dan kemakmuran yang luar biasa.
Entah kita ingin menjual produk, gagasan, mendapat upah lebih, atau sekadar membujuk anak mandi, buku dahsyat ini akan mengubah kita jadi orang dengan PQ tinggi.
Kurt W. Mortensen—salah satu pakar paling terkemuka dalam bidang persuasi, motivasi, and memengaruhi. Salah satu bukunya yang laris berjudul Maximum Influence.
Judul: Travel In Love
Penulis: Liang Lu dan Li Qi
Penerjemah: Laura Hartanto
Penyunting: Moh. Sidik Nugraha
Tebal: 548 halaman
Cetakan: I, April 2011
Jangan percaya cinta bila kalian belum pernah bertualang bersama kekasih.
Buku ini tentang petualangan sepasang kekasih di China. Mereka percaya bahwa kehidupan baru bisa dikatakan bemakna jika manusia memiliki banyak pengalaman dan bekerja dengan gembira. Oleh karena itu, mereka memilih berhenti bekerja sebagai wartawan sehingga bisa jalan-jalan tanpa harus terikat batasan cuti dari kantor.
Buku ini menceritakan petualangan romantis mereka mengelilingi 60 kota, 14 provinsi, dan wilayah-wilayah otonomi di Negeri Tirai Bambu. Kita serasa hadir bersama mereka dan mereguk teh tiga rasa, teh kenangan yang tidak hanya kaya rasa, tapi juga kaya makna. Selain itu, kita akan dibawa merasakan matahari terbit tiga kali di kampung halaman sang surya. Beberapa tempat lain yang mereka kunjungi juga tidak kalah unik, seperti Lembah Kupu-kupu, Gunung Seribu Kura-kura, sampai Stasiun Menuju Surga.
Selain menjadi catatan harian petualangan sepasang kekasih, buku ini diperkaya dengan informasi berguna bagi backpacker yang ingin menjelajah China dan merasakan keindahan alam serta kekayaan budayanya.
Judul: Cinta Sejati
Penulis: Guy de Maupassant
Penerjemah: Marcalais Fransisca
Penyunting: Adi Toha
Tebal: 172 halaman
Cetakan: I, April 2011
Sembilan cerita dalam buku ini adalah karya-karya terbaik Guy de Maupassant, sastrawan Prancis yang dikenal sebagai maestro cerpen dan salah satu pelopor cerpen modern. Masa lalu keluarganya, konflik kejiwaannya, peperangan, peristiwa ke-seharian, dan kehidupan orang-orang biasa menjadi lumbung imajinasi yang tak pernah susut baginya. Tidak kurang dari
300 cerpen, 6 novel, 3 catatan perjalanan, dan 1 kumpulan puisi telah ditulisnya semasa hidup.
Beragam kisah terdapat dalam buku ini. Kisah cinta masa kanak yang abadi; kisah seorang wanita yang tidak menikah seumur hidupnya karena kutukan percintaan masa remaja; perlawanan unik seorang pelacur patriotis terhadap tentara musuh; pernikahan gara-gara peristiwa salah kamar; dan kisah-kisah sederhana dari kehidupan sehari-hari lainnya.
Namun, di tangan Maupassant kisah-kisah itu begitu mengusik perhatian, memantik perenungan, serta membekaskan kesan mendalam.
Betapa lemahnya manusia di hadapan takdir, maut, kenangan, cinta, dan mahadaya kehidupan itu sendiri.
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.