Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Tubuhmu berada di satu tempat, tetapi hatimu berada di tempat lain (hlm. 544).
Kalimat singkat yang berada di pengujung cerita itu sempat membuat aku terlonjak dan merasa ditampar. Bagaimana tidak? Karena kalimat itu mempunyai sejuta makna dah kenangan buat aku pribadi.
Apa artinya hidup ini tanpa bisa berada di sisi orang yang kita cintai. Seseorang yang ingin dilihat saat bahagia dan menjadi tempat melampiaskan amarah saat sedih dan terluka. Aku akan hidup seperti zombie.
Zhao Mei mengalami itu semua. Cintanya yang mendalam untuk Sun Jiayu malah mengakibatkan ia kehilangan kekasihnya itu. Kekuatan cinta memang luar biasa, cinta mampu membuat seseorang wanita menjadi Superwomen. Walau kadang kekuatan itu tidak dibarengi ketenangan dan kecerdikan. Pikiran seakan telah tertutup dengan cinta,“Love is Blind “.
Zhao Mei hanyalah seorang gadis lugu yang sedang belajar musik. Perkenalannya dengan Sun Jiayu terjadi tanpa sengaja. Sun Jiayu semula adalah kekasih sahabatnya yang juga teman seapartemennya, Peng Weiwei. Namun cinta Peng Weiwei malah membuat hubungannya dengan Sun Jiayu menjadi tidak harmonis dan berakhir dengan perpisahan.
Siapa yang bisa mengira jika lelaki yang diidam-idamkan Mei selama ini adalah Sun Jiayu. Hingga tanpa disadari Mei dan Jiayu saling menyukai. Sekuat apa pun Mei berusaha melawan pesona Sun Jiayu, Mei tetap tak bisa menahannya.
Selalu saja ada orang yang mengambil kesempatan di saat orang kesusahan, tidak peduli orang itu sudah dianggap sahabatnya sendiri. Justru setelah sepanjang saat menolong banyak orang, di saat Jiayu membutuhkan pertolongan, hanya sedikit yang bersedia membantunya.
Kepolosan dan kenaifan Mei sering kali tanpa ia sadari membuat Jiayu terkena masalah. Tapi biar bagaimanapun, Jiayu tetap memuja Mei. Hingga akhir hayatnya, Jiayu tetap menganggap Mei adalah “perempuanku”.
Kisah ini ditutup dengan sangat manis dan sangat menyentuh oleh sebuah puisi cinta yang begitu dalam.
Apalah artinya namaku bagimu? Nama itu tak berjiwa
Dia akan menghilang, seperti raungan kecil
Dari gelombang yang menghantam tepian di kejauhan
Seperti suara riuh malam di hutan lebat! …
Novel menarik ini di setiap babnya selalu dibuka oleh sebuah puisi cinta yang syarat dengan makna dan tentunya romantis. Satu lagi yang aku suka dari Novel ini adalah cover-nya, yang bernuansa pink dan kuning serta background pantainya.
(Resensi oleh Noviane Asmara)
Detail Buku
Judul : FIRST LOVE FOREVER LOVE
Penulis : Shu Yi
Penerjemah : Pangseti Bernardus
Penyunting : M. Sidik Nugraha
Tebal : 545 hlm
Penerbit : Serambi
Terbit : Februari 2010
Judul: THE VAMPIRE DIARIES
Anak Judul: The Awakening
Penulis: L. J. Smith
Penerbit: Atria
Cetakan: II, Mei 2010
Harga: Rp 39.000
Elena: berambut keemasan, ketua geng, perempuan yang bisa membuat lelaki mana pun bertekuk lutut.
Stefan: pendatang baru yang misterius dengan pesona khas Italia, terkesan tak tersentuh, satu-satunya lelaki yang bisa mencuekan Elena, tapi diam-diam melindunginya.
Damon: seksi, berbahaya, tatapan matanya lebih tajam daripada elang, terdorong untuk membalas dendam terhadap Stefan, adik yang telah mengkhianatinya. Di sisi lain, ia takkan segan membunuh demi mendapatkan Elena.
Setelah terkubur berabad-abad, dendam di antara vampir bersaudara itu kembali tersulut. Elena tertarik dan terjebak dalam pesona misterius mereka. Tidak jarang, kisah cinta segitiga mereka harus menyerempet maut. Tapi, siapakah yang dipilih Elena?
L. J. Smith telah menerbitkan lusinan buku anak dan remaja. The Vampire Diaries terbit pertama kali pada 1991 dan kini menjadi salah satu serial TV yang paling digemari di Amerika Serikat.
“Romeo & Juliet dengan bumbu misteri.”
—www.amazon.com
Kau tidak bisa berbicara sepatah kata pun, kau memelukku erat-erat dan tidak ingin ditinggalkan. Kau hanya bisa meneteskan air mata.
“Aku ini mata keranjang dan tidak punya tanggung jawab, juga tak bisa merayu dengan romantis, tapi mengapa kau masih ingin hidup denganku ?”
“Entahlah, barangkali aku berhutang padamu di kehidupan sebelumnya.”
Perkenalan Zhao Mei dengan Sun “Mark” Jiayu sungguh bukan perkenalan yang lazim. Sun Jiayu menyelamatkan dirinya saat tanpa sengaja berada ditengah-tengah perkelahian antar-geng. Saat itu, Mei hanya mendengar suaranya saja, baru belakangan ia mengenali wajah orang yang menolongnya. Ternyata juga wajah yang membuat sahabatnya Peng Weiwei patah hati. Wajah yang akan menghiasi hari-harinya kelak.
Kisah cinta mereka berdua dibumbui dengan perkelahian antar geng, mafia, rasa cemburu, dan amarah. Mereka berdua menjalani hubungan dengan mengalir, apa adanya. Satu sama lain saling mencintai dan menunjukkan cintanya dengan cara yang unik, yang jarang dilakukan oleh orang banyak. “Aku tidak pernah tahu seperti apa masa lalunya dan tidak pernah bisa menggenggam masa depannya.
Tetapi pada saat ini, aku tahu dengan jelas dan pasti bahwa aku mencintai lelaki ini. Tak perduli apa pun yang telah ia lakukan dulu” Ungkapan hati Mei untuk Sun Jiayu.
Sun Jiayu merupakan “lelaki pertama” bagi Mei. Mei memang selama ini dikenal sebagai seorang gadis lugu. Sementara Sun Jiayu terlanjur mendapat cap playboy. “Saat dia masuk, aku tidak bisa menahan tangis. Karena sakit, juga karena keperawanan yang kupertahankan selama dua puluh dua tahun terenggut olehnya” Walau belakangan baru menyadari bahwa ia merupakan lelaki pertama bagi Mei, Sun Jiayu tidak menunjukkan perasaan romatisnya hingga sempat membuat Mei marah dan melemparkan uang ke wajahnya.
Namun tetap saja, Mei adalah seorang wanita yang mencintai seorang pria. Saat Sun Jiayu berada dalam kesulitan, segala upaya dilakukan oleh Mei untuk membantunya. Wanita yang jatuh cinta mampu melakukan segalanya guna menyelamatkan sang kekasih. Mei melakukannya dengan segenap jiwa raganya, hingga tanpa sadar malah menyinggung harga diri Sun Jiayu. Niatnya menolong malah membuat lelaki yang paling dicintainya tidak memiliki muka untuk menemuinya lagi.
Sun Jiayu, dengan segala kekonyolan dan kebiasaan mengomelnya menjaga Mei melebihi jiwanya. Ia rela membuat dirinya ditangkap polisi agar Mei tidak terkena sasaran peluru dan mereka yang ingin membunuhnya. Ia mengirimi Mei uang untuk bersekolah musik sesuai keinginannya walau uang itu akhirnya dibakar Mei. Ia menjauhi Mei demi keselamatan diri Mei. Ia selalu menyimpan Alkitab kiriman Mei dengan foto Mei tersembunyi didalamnya.
Selain kisah pertarungan antar geng yang mendebarkan dan penuh dengan adegan berdarah, di buku ini juga terdapat humor-humor serta kejadian yang menyegarkan. Misalnya saat Sun Jiayu dia ditawari kaca spion yang belakangan adalah kaca spion mobilnya sendiri. Atau kejadian saat tempat duduk mobil diambil orang sehingga dengan kocaknya Sun Jiayu terpaksa mengambil kursi. Sepanjang jalan ia terpaksa mengemudi dengan kurang nyaman. Beberapa kali ia nyaris terbentur kaca depan.
Sekedar peringatan, menurut buku ini, berciuman secara berlebihan bisa menimbulkan bahaya lho. ^_^
(Resensi oleh Truly Rudiono)
Detail Buku
Judul: FIRST LOVE FOREVER LOVE
Anak Judul: Cinta Pertama Abadi Selamanya
Penulis: Shu Yi
Penerjemah: Pangesti Bernardus
Penerbit: Serambi
Tebal: 548 hlm
Cetakan: I, Februari 2010
Meskipun disebut-sebut sebagai “The Arabic Da Vinci Code”, jangan membayangkan adegan kejar-kejaran yang menegangkan ala Profesor Langdon. Sebaliknya, buku ini berisi solilokui atau perenungan dan pengakuan seorang rahib yang hidup di abad kelima Masehi, yang tidak henti-henti mempertanyakan keimanannya sendiri. Mungkin persamaan yang dimaksud adalah keberanian penulis, Prof. Dr. Youssef Ziedan, untuk mempertanyakan beberapa hal yang selama ini menjadi keniscayaan dalam agama Kristen.
Penulis mengambil sudut pandang dramatis dengan memposisikan diri sebagai penerjemah yang menemukan tiga puluh lembar manuskrip rahasia berisi pengakuan seorang rahib bernama Hypa. Dalam pengakuannya, Hypa mengatakan bahwa manuskrip berisi perjalanan hidupnya tersebut ditulis atas desakan Azazil, sang Raja Iblis. Azazil memaksanya mengungkapkan seluruh rahasia yang selama ini terpendam, agar Hypa memperoleh kedamaian jiwa sebelum meninggalkan dunia.
“Apakah aku akan meneruskan perjalanan ke Yerusalem agar bisa bersentuhan langsung dengan asal muasal agama ini di sana? Atau ke timur jauh hingga mencapai asal muasal alam semesta? Atau lebih baik menyelam di kedalaman batinku sendiri hingga bisa sampai kepada Tuhan?”
Hypa sebenarnya tidak meniatkan diri untuk menjadi rahib, namun keadaan membawa dia memasuki biara pertamanya di Ekhmim, setelah ayahnya dibantai oleh kaum Kristen yang menuduh dia menyembah berhala. Ironisnya, ibunya sendiri yang mengadukan sang ayah dan kemudian menikahi pimpinan kelompok yang membantai suaminya.
Kegelisahan yang selalu membebani jiwanya membawa Hypa berkelana dari satu kota ke kota lain, dari satu biara ke biara lain untuk mencari Tuhan, sambil memperdalam ilmu sebagai tabib, yang merupakan minat terbesarnya.
Terlepas dari kecintaannya pada kasih Kristus dan ajarannya, Hypa berkali-kali harus menyaksikan kekerasan dan kekejaman yang dilakukan para pengikut Kristen terhadap orang-orang yang dianggap berseberangan dengan keyakinan mereka. Apalagi pada zaman itu, pertentangan antara ilmu pengetahuan dan gereja begitu mengemuka. Pembantaian Hypatia (perempuan ahli filsafat dan matematika yang sangat dia kagumi) yang terjadi di depan matanya makin mengguncang jiwa si rahib dan sejak itu dia berganti nama menjadi Hypa (nama aslinya tidak pernah dia sebutkan). Pembantaian keji itu direstui oleh Uskup Kyrellos, uskup Alexandria yang berpandangan puritan dan mengharamkan ilmu falak, matametika, hukum, dsb. karena menurut dia semua sudah dijelaskan dalam Alkitab.
Pergolakan batin Hypa diperparah oleh kenyataan bahwa dia hanyalah manusia biasa yang tak sanggup berpaling dari kenikmatan duniawi. Sementara dia menyiksa diri dengan berpuasa dan hidup sederhana seperti layaknya seorang rahib, nafsu membuat dia terjatuh dua kali dalam percintaan dengan dua wanita, Oktavia dan Martha. Saat Martha meminta dia untuk menikahinya, Hypa mengutip Injil Matius yang menyebutkan bahwa menikahi janda adalah zina. Padahal sebelumnya mereka sudah berhubungan badan!
Kemunafikan yang terus berulang itu membuat Hypa selalu didera rasa bersalah dan akhirnya menuliskan pengakuan dosa atas desakan Azazil. Tapi benarkah Azazil yang menggodanya? Atau Azazil hanya sosok yang dicari-cari untuk membenarkan kejahatan yang dilakukan manusia? Mengapa pula selalu ada pertentangan di antara gereja, dan mengapa semua orang yang sekarang dianggap bid’ah dalam agama Kristen tadinya adalah tokoh yang dihormati dan dimuliakan?
Bagi saya pribadi, tidak mudah menggeluti novel dengan kalimat-kalimat panjang yang puitis ini. Namun kisah memikat yang disajikan penulis membuat saya betah membacanya, meskipun harus pelan-pelan agar dapat memaknai pesan di dalamnya. Dalam hal ini saya sangat terbantu oleh penerjemahan yang sangat apik dari M. Aunul Abied Shah, seorang kandidat master dalam bidang Teologi dan Filsfat Islam Universitas Al-Azhar. Novel seperti ini memang sudah selayaknya digarap oleh orang yang kompeten di bidangnya agar tidak terjadi kekeliruan makna. Apalagi Gereja Ortodoks Koptik Mesir telah memvonis novel ini sebagai “buku paling berbahaya bagi keimanan Kristen”.
Tapi saya yakin, mempelajari sejarah tidak pernah berbahaya. Meskipun harus ‘melalui’ tangan Azazil.
(Resensi oleh Barokah Ruziati)
Detail Buku
Judul : AZAZIL, Godaan Raja Iblis
Penulis : Youssef Ziedan
Penerjemah : M. Aunul Abied Shah
Penyunting : M. Irfan
Penerbit : Serambi
Tebal : 574 halaman
Cetakan : I, Januari 2010
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.