Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Judul: Luka dan Api Kehidupan
Penulis: Salman Rushdie
Penerjemah: Yuliani Liputo
Penyunting: Adi Toha
Tebal: 300 halaman
Cetakan: I, Oktober 2011
Sinopsis:
Rasyid Khalifa, sang pendongeng legendaris, pada suatu malam mendadak tertidur lelap dan tak pernah bangun lagi, seolah-olah dia berada dalam cengkeraman sang Raksasa Tidur. Demi membangunkan ayahnya dan menyelamatkannya dari sosok makhluk maut yang sedikit demi sedikit menyerap kehidupan sang ayah, Luka, bocah dua belas tahun, harus bertualang ke Negeri Dongeng dan mencuri Api Kehidupan.
Api Kehidupan tersimpan di Pusat Dongeng, di puncak Gunung Pengetahuan yang menjulang di atas Danau Kebijaksanaan, dan dijaga sangat ketat oleh Aalim, tiga penguasa Negeri Dongeng, beserta jajaran Dewa Berperilaku Buruk dari berbagai mitologi dan dongeng. Tak pernah ada yang berhasil mencuri Api Kehidupan dari mereka. Maka dimulailah petualangan dan pertarungan Luka dalam menghadapi rintangan demi rintangan, mengumpulkan nyawa, kehilangan nyawa, menaklukkan level demi level, selayak-nya permainan. Namun, ini bukanlah sekadar permainan, melain-kan penentuan hidup dan mati ayahnya.
Luka dan Api Kehidupan adalah kelanjutan kisah Harun dan Samudra Dongeng. Dalam kisah ini, Salman Rushdie menggabungkan unsur-unsur fantasi, mitologi, permainan kata, dan simbolisme ke dalam jalinan kisah yang menarik, cerdas, seru, dan jenaka. Novel ini layak dibaca oleh siapa saja sebagai bacaan sastra yang bermutu sekaligus dongeng yang indah dan memperkaya hidup.
Luka dan Api Kehidupan adalah kisah indah yang ditulis dengan sangat baik, penuh imajinasi, menakjubkan, dan luar biasa dalam caranya mem-bangun sebuah dongeng ajaib untuk anak-anak yang gemar bermain video game. Buku ini semacam jembatan antargenerasi yang luar biasa, ajaib, dan ditulis dari kedalaman hati.”
—Neil Gaiman, novelis fantasi kenamaan asal Inggris
“Sebuah buku yang mampu merangkul dan menyentuh pembacanya da-lam usia berapa pun, dari anak-anak sampai paruh baya, adalah buku langka sekaligus ajaib. Dan Salman Rushdie adalah pengarang langka sekaligus ajaib.”
—Michael Chabon, peraih Pulitzer Prize, Hugo Award, dan Nebula Award
Judul: Harun dan Samudra Dongeng
Penulis: Salman Rushdie
Penerjemah: Anton Kurnia dan Atta Verin
Penyunting: AntonKurnia
Tebal: 228 halaman
Cetakan: I, Oktober 2011
Sinopsis:
Ayah Harun adalah pendongeng terhebat yang pernah ada. Kisah-kisah ajaibnya mampu membawa kegembiraan bagi pen-duduk kota sedih Alifbay. Namun, pada suatu hari yang menyedihkan, sang ayah kehilangan kemampuan mendongengnya.
Harun bertekad mengembalikan bakat mendongeng ayahnya. Dengan bantuan seekor Burung Bulbul ajaib, ia terbang menuju Samudra Dongeng—mengawali sebuah petualangan yang seru dan menakjubkan …
“Inilah karya Rushdie yang paling indah dan mengesankan, baik sebagai se-orang penulis, ayah, maupun warga masyarakat.”
—Edward Said, intelektual berpengaruh, penulis buku Orientalism
“Novel yang mengagumkan, tak aus oleh waktu sebagaimana layaknya karya indah lainnya. Buku ini berhasil menarik jarak dari percekcokan politik dan agama … Sebuah buku sederhana untuk siapa pun yang mencintai dongeng indah. Buku ini juga sebuah karya sastra yang cemerlang. Bagi saya, kontro-versi yang berkecamuk di sekitar kehidupan pengarangnya adalah hal nomor dua … Sebuah karya yang menakjubkan.”
—Stephen King, novelis Amerika Serikat
“Rushdie menunjukkan dirinya sebagai tukang dongeng yang ‘mabuk ber-cerita’ … Tapi, berbeda dengan The Satanic Verses, novel ini ditulis dengan kemampuan mengekang dan penyuntingan yang wajar. Dalam novel ini, mela-lui tokoh Rasyid dan Harun, kebebasan berbicara, berpikir dan mencipta diper-tanyakan dengan cara yang jenaka. Tapi ia tetap mengejek kaum penguasa … yang cenderung ingin mengontrol tanpa batas.”
—Majalah Tempo
Judul: The Vampire Diaries The Return: Shadow Souls
Penulis: L.J. Smith
Penerjemah: Nengah Krisnarini
Penyunting: Moh. Sidik Nugraha
Tebal: 710 halaman
Cetakan: I, September 2011
Sinopsis:
Kekasih Elena Gilbert, Stefan Salvatore sang vampir, ditangkap dan dipenjara oleh roh-roh jahat yang mendatangkan malapetaka ke Fell’s Church. Sementara teman-temannya, Bonnie dan Meredith, menelusuri seluruh kota untuk menyelidiki kejahatan yang telah mengambil alih kota mereka, Elena pergi mencari Stefan.
Agar dapat menemukannya, Elena memercayakan nyawanya kepada kakak Stefan, Damon Salvatore, vampir tampan tetapi memati-kan. Bersama dengan teman Elena sedari kecil, Matt, mereka pun pergi ke daerah kumuh di Dimensi Gelap, tempat Stefan ditahan. Menurut rumor yang beredar, di dimensi itu vampir dan roh-roh jahat dapat bebas berkeliaran. Namun, manusia hidup diperbudak oleh majikan-majikan gaib mereka …
Elena tidak akan menyerah demi membebaskan Stefan. Namun, seiring waktu, Elena dan Damon bertambah dekat. Elena pun dihadapkan pada sebuah dilema: Di antara kedua cowok itu, siapakah yang benar-benar dia inginkan ?
Sementara itu di Fell’s Church, Bonnie dan Meredith menemukan hal-hal yang mengerikan. Mereka pun cepat-cepat mencari Elena untuk memperingatkannya. Namun, mereka malah terjebak dalam petualangan Elena yang paling berbahaya!
L. J. Smith telah menerbitkan lusinan buku anak dan remaja. The Vampire Diaries terbit pertama kali pada 1991 dan kini menjadi salah satu serial TV yang paling digemari di Amerika Serikat. Setelah sukses dengan empat buku seri pertama (The Awakening, The Struggle, The Fury, dan Dark Reunion), dia menerbitkan seri selanjutnya dan The Return: Shadow Souls ini menjadi buku kedua setelah The Return: Nightfall.
Judul: Orang Kristen Naik Haji
Penulis: Augustus Ralli
Penerjemah: Taufik Damas
Penyunting: Adi Toha
Tebal: 372 halaman
Cetakan: I, September 2011
Sinopsis:
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.