Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.

Penulis: Charles Epping
Penerjemah: Vitri Mayastuti
Penyunting: Rika Iffati Farihah
Cetakan I, Januari 2008
Buku ini adalah novel thriller yang membuat pembaca ingin terus membalik halaman sampai tamat. Ia bercerita tentang petualangan Alex Payton untuk membongkar misteri akun trustee yang digunakan untuk mencuci uang pengusaha Brazil yang korup. Buku ini menggunakan unsur-unsur standard novel thriller: seorang protagonis yang pintar dan tak kenal lelah, dibiayai seorang kaya yang penasaran dan pantang menyerah, serta sebuah misteri yang harus dipecahkan dalam tenggat waktu tertentu—jika tidak, keselamatan tokoh terancam.
Ide untuk memadukan sejarah Holocaust dan perbankan internasional ke dalam kisah kejar-kejaran lintas-negara bagus juga. Penulisan dan gaya bahasanya pun jelas, bersih, dan mudah dimengerti. Banyak jargon perbankan digunakan, namun semuanya dijelaskan dalam buku ini sehingga pembaca awam pun akan bisa menikmatinya (meskipun terkadang terkesan bahwa sebuah adegan ditulis sekadar untuk mem-briefing pembaca—kesalahan biasa novelis pertama—tetapi tak apa, sebab briefing tsb. perlu dan tak terasa membosankan. Contoh: adegan Alex bersantap siang dengan Oschner—karakter Oschner begitu hidup dengan cara makannya yang rumit sehingga adegan ini, meski berfungsi untuk memberi info pada pembaca jadi menarik juga).
Begitu membaca, terasa bahwa buku ini ditulis seseorang yang paham betul akan bidangnya (perbankan, ekonomi dunia, dan teknologi). Epping telah bekerja di bidang International Finance selama lebih dari 20 tahun dan juga tinggal di Swiss. Ia juga telah menerbitkan buku A Beginner’s Guide to the World Economy (Vintage Books, Random House: 1991, 1995, 2001), jadi kita bisa percaya ia penggunaan data-data dan penjabaran mekanisme kerja perbankan Swiss yang amat penting bagi plot buku ini bisa dipertanggungjawabkan. (http://www.trustthenovel.com/4/The_Author.html). Yang jelas, kenikmatan baca tidak terganggu oleh data/fakta yang “jelas karangan”, sehingga tak sampai dibuat bertanya “Masak sih ini begitu?” dan tak sampai berkomentar, “ah tak masuk akal.”
Alurnya ketat—tiap bab berakhir dengan misteri baru, tantangan baru, sehingga pembaca tak pernah berhenti penasaran dan menebak-nebak bagaimana akhir kisah ini. Kita diberi banyak tersangka—Oschner, Erik, Marco yang muncul tiba-tiba, bahkan Rudie yang memulai penyelidikan Alex. Begitu satu tersangka digugurkan, kita disuguhkan tersangka baru, sehingga kita pun bertambah “gemes” dan ingin terus membaca.
Setting-nya yang beragam, mulai dari Swiss, Belanda, Hungaria, Brazil, New York juga berpotensi memesona pembaca yang bisa sedikit tamasya ke negeri-negeri asing tersebut.
Dari segi ilmu pengetahuan, buku ini membuka mata kita akan adanya account trustee peninggalan korban Holocaust yang bisa disalahgunakan untuk mencuci uang oleh para koruptor, teroris, dsb. Hal ini menarik dari bidang sejarah, ekonomi, dan politik internasional, sebab ia menyorot salah satu efek Nazisme yang belum banyak dibahas.
Buku ini kaya pengetahuan dari bidang sejarah, ekonomi, dan politik internasional. Penulisnya sudah lama berkecimpung di bidangnya, dan dari CV-nya tampak sangat qualified untuk menulis novel ini. Informasi dalam novel ini terasa profesional dan tidak asal dibuat-buat. Pembaca tak perlu pengetahuan spesial, kecuali pengetahuan umum tentang sejarah dunia.
Sangat direkomendasikan untuk dimiliki
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Leave a reply