Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Penulis: Amin Maalouf
Penerjemah: Winarsih Arifin
Penyunting: Anton Kurnia
Cetakan: I, Desember 2006
Novel pemenang Prix des Maisons de la Presse ini adalah kisah memukau tentang penyair dan ilmuwan flamboyan Omar Khayyam di abad kesebelas dengan benang merah Naskah Samarkand—manuskrip kumpulan rubaiyat Khayyam—yang merangkai tiga kisah cinta berbeda zaman.
Diwarnai berbagai intrik politik, kisah mengalir seiring perjalanan Naskah Samarkand di dua kota utama peradaban dunia masa itu, Samarkand dan Isfahan, hingga terkurung di benteng Alamut, markas sekte terlarang Kaum Pembunuh yang terkenal dalam sejarah. Setelah sempat dikira musnah terbakar dalam serbuan bangsa Mongol di abad ketiga belas, naskah itu muncul kembali enam abad kemudian di tangan seorang pembunuh Syah Parsi, dilatari revolusi di Timur Tengah, dan berujung dengan terkuburnya kitab legendaris itu di Samudra Atlantik bersama kapal Titanic.
Dalam novel ini, Amin Maalouf—pengarang Libanon pemenang hadiah sastra terkemuka Prix Goncourt 1993—berhasil meracik secara apik berbagai fakta historis dengan kisah imajinatif yang luar biasa dan kisah cinta yang menyentuh.
Pujian:
“…sebuah karya fiksi yang meikat dan mengasyikkan … novel historis yang bagus.”
San Francisco Chronicle
“Dahsyat … Maalouf menulis sebuah buku luar biasa.”
The Independent
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
kevin hawinata
February 15th, 2008 at 9:47 pm
Wah, bagus banget ni ceritanya…Benar-benar pendongeng sejati..NUansa Timur yang sangat terasa ketika saya membaca buku ini..Kapan lagi buku karangan Amin Maalouf diterbitkan selain Baltashar Odyssey dan Leo The Africans?