Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
“Jika kau menginginkan buku itu, kau terlambat.”
“Terlambat?”
“Buku itu sudah tidak ada padaku. Aku telah mengembalikannya.”
“Buku apa yang kaubicarakan?”
Seorang gadis ditemukan tak sadarkan diri dan tanpa busana di tengah hutan. Tubuhnya penuh luka-luka walau tidak fatal. Dokter Brenner yang merawatnya menjamin bahwa pasien belum dalam kondisi bahaya, bahkan kondisi fisiknya cukup sehat. Walau begitu ia masih kehilangan orientasi. Karena yang ditemukan hanyalah selembar kertas pengumuman kuliah umum Albert Einstein.
Sang gadis secara tiba-tiba tersadar dari koma dan langsung menjerit. Ia terlihat histeris, seorang suster yang berusaha menenangkannya malah mendapat ancaman tusukan dari gelas yang dibantingnya ke kepala ranjang.
Dua minggu setelah gadis itu ditemukan pertama kali, dokter Brenner melepaskan pasiennya yang masih belum memiliki nama untuk dirawat di Klinik Psikiatri Charite. Untuk selanjutnya gadis Einstein berada dibawah pengawasan dokter Kirsch.
Buku ini selain mengisahkan mengenai sepak terajang psikiater Martin Kirsch yang berusaha keras menyingkap kebenaran di balik kasus “Pasien E” ini, serta kisah kasihnya dengan sang gadis yang membawanya ke pedalaman Serbia, juga memberikan pengajaran mengenai ilmu fisika, terutama mengenai persamaan Einstein yang terkenal.
Persaman Einstein mengatakan bahwa cahaya bukan gelombang, melainkan berkas partikel-partikel energi yang disebut kuanta. Seperti berondong peluru kecil, pancaran cahaya akan mampu mengelilingi ruang hampa tanpa memerlukan eter untuk membawanya. Dan tidak seperti gelombang, partikel kuanta ini memiliki massa, seperti halnya benda yang memancarkan mereka. Itu berarti, partikel kuanta ini dipengaruhi gravitasi dengan suatu cara.
Saya nyaris putus asa membaca buku ini, terutama pada bab awal. Banyak hal yang menurut saya membosankan. Namun belakangan, semuanya menjadi lebih menarik dan hidup. Apalagi misteri yang ditawarkan kian jelas arahnya. Makan janganlah menyerah di tengah jalan, terus membaca maka Anda akan terkejut sendiri berapa banyak ilmu fisika yang sudah Anda serap saat membaca buku ini.
Andai saja pelajaran fisika dibuat seperti novel ini, bisa dipastikan saya tidak akan menyesal telah memilih jurusan Fisika saat sekolah dulu.
(Resensi: Truly Rudiono)
Detail Buku
Judul: THE EINSTEIN GIRL
Pengarang: Philip Sington
Penyunting: Zahra Ilmia & Anton Kurnia
Tebal: 525 hlm
Penerbit: Serambi
Cetakan: I, Mei 2010
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Leave a reply