Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Penulis: Orhan Pamuk
Penerjemah: Atta Verin
Penyunting: Anton Kurnia
Cetakan: I, Desember 2006
… sebuah misteri pembunuhan yang menegangkan … sebuah perenungan mendalam tentang cinta dan kegigihan artistik …
Namaku Merah Kirmizi bermula di Istanbul —simbol tonggak kejayaan-Islam yang terakhir—di ujung abad keenam belas, saat Sultan secara diam-diam menugaskan pembuatan sebuah buku tak biasa untuk merayakan kejayaannya, yang dihiasi ilustrasi para seniman terkemuka saat itu. Ketika seorang seniman dibunuh secara misterius, seorang lelaki muram dengan masa silam sekelam namanya ditugasi untuk mengungkap misteri pembunuhan yang pada akhirnya menguak jejak benturan peradaban Timur dan Barat—dua cara pandang dunia yang berbeda, berkaitan dengan kebudayaan, sejarah, dan identitas yang memicu konflik tak berkesudahan. Melalui karya cemerlang ini, yang diramu dengan intrik seni dan politik, dongeng-dongeng klasik, serta kisah cinta bercabang yang getir, Orhan Pamuk—pemenang Hadiah Nobel Sastra—mengukuhkan dirinya sebagai salah satu novelis terbaik dunia saat ini. Novel ini paling tidak telah diterjemahkan ke dalam 25 bahasa dan memenangkan sejumlah hadiah sastra internasional terkemuka, antara lain Prix du Meilleur Livre Etranger 2002 (Prancis), Premio Grinzane Cavour 2002 (Italia), dan International IMPAC Dublin Literary Award 2003 (Irlandia)
Pujian:
“Bintang baru telah terbit di Timur: Orhan Pamuk.”
New York Times
“Wonderful” Spectator
“Magnificent” Observer
“Unforgettable” Guardian
“Penulis novel Turki yang paling terkemuka dan salah seorang tokoh sastra yang paling menarik … Seorang pendongeng kelas satu.”
Times Literary Supplement
Walau belum selesai membacanya namun saya terpesona oleh rangkaian kalimat yang dibangun oleh Pamuk. Latar belakang Turki abad 16 dengan kisah pembuat ilustrasi buku sungguh eksotis!
Hernadi Tanzil
Bisa juga cek reviewnya di sini
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Mila
November 6th, 2007 at 9:06 am
Aduh,
bener-bener nyastra banget ya?? sampe pusing bacanya. Kalau buat aku seh terlalu berat deh, kadang-kadang membingungkan en buat sakit kepala setelah nyelesain bukunya
Gita Cerita Utama
June 23rd, 2008 at 2:06 pm
Sebagian memang berpendapat demikian, Mbak Mila:D
Rini Evasusanti
August 21st, 2008 at 6:08 pm
Iya betul, bacaan berat. Padahal cuma mau bilang kalau si pembunuh adalah Empun Bangau (kalo ga salah Bangau ya, saya lupa). Saya ga tau deh apa buku Pamuk yang Snow itu juga ‘berat’ seperti ini.
Rini Evasusanti
August 21st, 2008 at 6:10 pm
Iya betul, bacaan berat. Padahal cuma mau bilang kalau si pembunuh adalah Empu Bangau (kalo ga salah Bangau ya, saya lupa). Saya ga tau deh apa buku Pamuk yang Snow itu juga ‘berat’ seperti ini.