Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Vicki Myron merupakan kepala Perpustakaan Umum Spencer, Iowa, Amerika Serikat. Suatu hari dia menemukan seekor kucing di kotak pengembalian buku. Badannya kurus kering, sehingga terlihat tulang-tulang iganya. Kucing berwarna jingga itu akhirnya diurus dan dipelihara. Dari sinilah cerita kucing yang mengubah sebuah kota kecil.
Dewey Readmore Books, itulah nama panjang kucing “ajaib” tersebut. Dewey si kucing perpustakaan. Dewey terasa istimewa bukan karena dia pernah melakukan sesuatu yang luar biasa, melainkan karena dia sendiri memang istimewa.
Setiap pengunjung setia perpustakaan, setiap orang, merasa memiliki hubungan istimewa dengan Dewey. Dia membuat semua orang istimewa. Senyum mereka yang mengembang saat mereka tiba di perpustakaan, kegembiraan ketika mereka mencari dan memanggil-manggil namanya, serta keceriaan pada saat menemukan kucing itu.
Selama sembilan belas tahun hidupnya, Dewey mampu mempengaruhi perpustakaan, bahkan sebuah kota. Bayangkan, berkat adanya Dewey, pengunjung perpustakaan yang awalnya hanya 63.000 per tahun bisa meningkat drastis menjadi lebih dari 100.000.
Dewey bahkan menjadi ikon sebuah kota. Dewey masuk ke acara-acara radio, televisi, surat kabar, majalah, bahkan dibuat film dokumenternya hingga ke Jepang. Di antaranya adalah A Tale of Two Kittens, The National Library Cat Society, Puss in Books, dan lain-lain.
Quotes menarik:
Perpustakaan itu bukan gudang. Melainkan tempat penting untuk berkumpulnya masyarakat. Kami mempunyai sumber-sumber untuk lowongan pekerjaan, ruang rapat, komputer.
Bukankah menyenangkan sekali jika kita punya perpustakaan yang dapat kita banggakan?
Mungkin perpustakaan memang dapat membuat perubahan.
Perpustakaan yang hebat itu melayani. Perpustakaan itu membaur dengan kehidupan masyarakat, dalam arti tidak tergantikan. Perpustakaan yang hebat itu tidak terlihat oleh siapa pun karena selalu ada dan selalu dibutuhkan.
Ada juga kata-kata bijak:
Kadang-kadang sebuah keputusan dapat mengubah hidupmu dan keputusan itu belum tentu hasil keputusanmu sendiri.
Setiap manusia memiliki barometer penderitaan dengann ukuran satu sampai sepuluh. Tidak seorang pun akan berubah, sebelum penderitaan mereka mencapai angka sepuluh. Sembilan belum cukup. Pada peringkat kesembilan, kau masih takut. Hanya peringkat kesepuluh yang akan membuatmu tergerak. Namun, kapan kau berada di sana, hanya kau yang tahu. Tak seorang pun dapat membuat keputusan untukmu.
Saat seorang remaja mencapai umur lima belas tahun, kau menjadi orang paling bodoh di dunia. Tapi setelah dia berumur dua puluh dua, kau menjadi pandai lagi.
Cintamu terhadap sesuatu baru terasa setelah sesuatu itu terlepas dari tanganmu.
Ketika kau tidak lagi berminat mengejar ambisi dan sudah puas dengan kondisimu, dunia yang akan mengejarmu.
Ibuku membesarkanku agar aku memiliki ketegaran. Dia tahu, tidak ada janji-janji dalam kehidupan. Saat kehidupan berjalan lancar, tidak berarti faktor-faktor tersebut berjalan dengan mudah.
Jika kau mulai menua, hal-hal yang dulu dianggap mudah, kini mendadak tidak dianggap sederhana lagi.
Begitulah hidup. Sering kita lolos dari bilah traktor. Kita memar, terluka. Kadang bilah-bilah itu meninggalkan luka dalam. Orang-orang yang beruntung dapat lolos dengan sedikit lecet, sedikit berdarah, meskipun bukan itu yang paling penting. Yang paling penting, kita memiliki seseorang yang akan merengkuh kita, memeluk erat-erat dan menghibur bahwa semuanya akan baik-baik saja.
Nah, kucing saja bisa mengubah perpustakaan, bahkan kota. Bagaimana kita sebagai manusia?? Jangan mau kalah dengan kucing dong.
(oleh Luckty Giyan Sukarno)
Detail Buku
Judul: DEWEY
Anak Judul: Kucing Perpustakaan Kota Kecil yang Bikin Dunia Jatuh Hati
Penulis: Vicki Myron dan Bret Witter
Penerbit: Serambi
Cetakan: IV, Desember 2009
Tebal: 400 hal
Gita Cerita Utama adalah salah satu lini produk penerbit Serambi yang mempersembahkan buku-buku karya Penulis kelas dunia, seperti Dan Brown, Orhan Pamuk, Amin Maalouf, Tariq Ali, Toni Morisson, S.J. Rozan, dan masih banyak lagi.
Menghidangkan kisah-kisah pilihan, baik fiksi maupun nonfiksi, yang cerdas sekaligus melipur.
Leave a reply