deweyAda beberapa alasan yang tidak bisa ditawar lagi, yaitu bulunya bisa menyebabkan asma & alergiku kambuh, kotorannya bisa menghambat seorang wanita hamil, kebiasaan menempelkan diri minta dielus atau sikap manjanya berlari di antara kaki sangat mengganggu. Tiga hal yang menyebabkan aku tidak suka kucing. Walau untuk beberapa orang, dianggap mengada-ada.

Makanya jika ada kucing berkeliaran, aku pasti menjauh. Jika bertamu ke rumah yang pemiliknya penggemar kucing, rasanya sangat tersiksa! Seakan melihat koleksi buku mau dirampok orang tanpa bisa berbuat apa-apa. Apalagi jika yang punya memaksa memegang, bisa langsung pamit pulang. Itu juga yang menyebabkan aku tidak suka tokoh kartun Hello Kitty.

Lalu muncullah Dewey. Apa istimewanya Dewey, dia toh hanya seekor kucing? Pertanyaan yang sering diajukan orang banyak, termasuk diriku saat melihat fotonya yang dijadikan cover buku.

Namun tidak bagi Vicky Myron serta seluruh penduduk Kota Iowa! Dewey bisa dikatakan sebagai kucing yang membawa berkah bagi seluruh kota. Senin, 18 Januari 1998, saat pertama kali menemukan Dewey di sebuah box pengembalian buku perpustakan, Vicky tidak mengira betapa besarnya pengaruh Dewey bagi kehidupan seluruh warga Kota Iowa, bahkan kehidupan pribadinya.

Dimulai dari hal kecil, yaitu mempersatukan seluruh karyawan di perpustakaan yang selama ini terpecah belah, membuat hubungan Vicky dan anak gadisnya membaik, membantu penyembuhan seorang anak yang duduk di kursi roda, hingga membangkitkan semangat hidup seorang pria tua yang hidup sendiri sejak istrinya meninggal.

Dewey Readmore Books, nama yang aneh?, selama bertahun-tahun kehidupannya telah membantu Vicky melewati masa-masa sulit. Setiap akhir pekan, Dewey menjadi tamu kehormatan di rumah Vicky. Setiap pagi, saat Vicky tiba di perpustakaan, Dewey akan menyambut berdiri manis di depan pintu masuk, saat sore Vicky akan kembali kerumahnya diiringi lambaian tangan Dewey. Bahkan Deweysecara tidak langsung ikut berperan dalam kelangsungan hubungan Jody, anak Vicky dengan kekasihnya.

Bukan hanya harga kota Iowa saja yang mencintai Dewey. Sebuah keluarga kecil datang dari Rhode Island hanya untuk bisa bermain dengan Dewey. Tidak hanya mereka, beberapa pengunjung dari Washington, Utah, California dan lainnya juga datang berkunjung. Bahkan salah satu stasiun televisi dari Jepang juga mengirim utusan untuk melakukan peliputan mengenai Dewey.

Dewey sepertinya kucing yang berbeda. Dewey bisa menyatukan seluruh kota dengan pesonanya. Walau banyak binatang yang diidolakan dikota tersebut, kebanyakan hanya tokoh kartun bukan binatang asli. Sedangkan Dewey, seekor kucing mampu membuat orang2 terkagum-kagum. Saat diadakan kuis untuk menentukan nama Dewey, pisah perpustakaan menerima sekitar 300 lebih kartu pos! Hadiah ulang tahun dan Natal yang diterimanya sungguh merupakan perwujudan kasih sayang orang-orang kepada dirinya.

Walau aku tidak suka kucing, namun harus diakui, Dewey telah berjasa pada orang banyak dan kota. Jadi mungkin kalau dia masih ada dan menempelkan badannya, saya bisa memberikan sedikit toleransi dengan tidak bergegas pindah tempat

-Truly Rudiono-

http://www.goodreads.com/user/show/1731272-truly

Detail Buku
Judul: DEWEY
Anak Judul: Kucing Perpustakaan Kota Kecil yang Bikin Dunia Jatuh Hati
Penulis: Vicki Myron dan Bret Witter
Penerbit: Serambi
Cetakan: I, September 2009
Tebal: 400 hal